Angelica Chrestella







Posted on: Wednesday, June 29, 2016 @ 9:31 AM | 1 comment(s)
#Sayings1

Almost one thousands kilometers away from home ..
Living alone, out of my comfort zone with new environment, new places, new languages, new faces, new cultures, I just don’t have any options. Adopting to new those things, far from your own….. was extremely rocky.
I still remember my first step in this place, odd and cold. I felt like an outsider. I felt different.  I felt lost.
Starting my journey by taking a major that far away from my expectation. Carrying every irony that I should left behind.
Studying English was one of my hassle. 12 years in the top of remedial list, always making me extremely insane.
Dictionary, Vocabulary, Grammar, Listening , Practicing, and insulting by everyone are my best friends during months before I’m in.
A city of dream, they called it.
And here I am.
No more hugs. No more home.
I thought that my first year is the most difficult one, but… let me start my story.
Wondering alone, I feel like a new born baby. Knowing nothing. Trying to fit every class, every corner, every spot just to make sure that I can survive.
Walking further, I know that I belong here except the fact, deep inside my heart, I feel so lonely.
Having fun with my friends from different major, different home, different age, and different culture are still not making me relived.
And I finally I found someone that called me her best friend.
We spent almost, yes almost three years together.
I know I understand the sayings about when you fully trust a person, without any doubt, you get one of these two result, a person for life, or a lesson for life.
That time, through that person, I got a lesson for life.
Lately came another one, but this time as my love. Sweet words, kisses, hugs during the storms, laugh, and smile. With that person, I started to use both my hands not to shut everybody mouth but to cover my ears. But still, betrayal, tears, and pain. Again, I got a lesson for life.
In my very last year, I lost everything. I lost my best friend, I lost my love, the saddest thing, I lost my time.
I started to make my self busy. Getting involved in 3 gigs at once. Missed my breakfast and lunch. At that time, I swear to myself not to trust anybody. Not again.
Since I believe there will be a rainbow after a big storms, I keep living my life.
But this time, I started to learn how to hate people.
I became a very bad person.
Living with hatred. That was me.
But it doesn’t stay long. I love my jobs. I met a lot of new people. I am enjoying every laugh they had with me. I love hearing them calling my name, I like the fact that I connect many people.
Soon I realize … Staying bad when I am not is not the cure of my pain.
Four years….
I have learnt a lot…
Realizing that this is almost the end, I set my self to relieve.
My pages in this city of dreams may be come to the end.
And I really can’t wait to start my next pages.
Thank you Yogyakarta.







Posted on: Saturday, May 21, 2016 @ 12:30 AM | 0 comment(s)
VLOG 1 Dapet Boneka di Kids Fun?

Posted on: Monday, May 16, 2016 @ 12:34 AM | 0 comment(s)
Sastra Inggris dan Gue Part 4




Hai semuanya, balik lagi sama aku disini. Wahh rasanya udah lama banget ga buka blog ini. Dan sebagai permintaan maaf, aku bakal ngasih kalian kabar gembira.
Kabar gembira untuk kita semua, skripsi aku akhirnya kelar juga... (YEAY!)

Oke sebelum aku memulai menceritakan kebahagiaan aku, aku mau ngucapin terima kasih kepada temen-temen yang udah nyempetin mampir ke blog aku dan juga yang ngechat di line aku. Terima kasih banget atas segala macam sharing dan pertanyaan-pertanyaannya. Itu semua semacam menjadi motivasi juga buat aku, semacam hadiah yang indah banget. #halah

Baiklah, jadi ga terasa ya sekarang udah di postingan Sastra Inggris dan Gue Part 4. Ini semacam perjalanan kisah kuliah gue selama 4 tahun. Pas. Tidak lebih sedikit, tidak lebih banyak, karena yang berlebihan itu tidak baik.

Disini aku seneng banget bisa menjadi cewe pertama yang masuk reader di angkatan ku (karena orang pertama yang masuk reader adalah temenku, cowo. jadinya aku adalah orang ke dua). Jadi reader itu apa ya istilahnya, kalau skripsi mu udah kelar lalu dosen pembimbing udah bilang oke, ga ada revisi lagi, terus masuk reader deh. Reader itu adalah tahap sebelum ujian. Jadi skripsi kamu bakal di koreksi oleh dosen pembimbing ke dua yang dipilihin dari sekretariat. Jadi kamu ga bakal tau reader kamu siapa sampe skripsimu selesai diperiksa. Tiap universitas sistemnya beda-beda ya, kalau di universitasku ya kayak begini.

Aku seneng banget. Pertama aku sempet bingung gimana caranya ngurus skripsi kalau mau masuk reader, dan ternyata... dosen pembimbing ku baik banget dong. Diurusin sama beliau, aku dateng2 ke sekretariat cuma tinggal tulis nama. Kata beliau, "Kamu sudah saya masukan reader, biar ga usah ketemu2 saya lagi."

BA HA GI A dong pasti. Woo-hoo-hoo.

Oke mari dimulai ceritanya...

Jadi sekarang aku udah ada di semester delapan. Semester TERAKHIR.


Yaps. Kartu mahasiswanya sudah ter-regis semua. Dan ini adalah Kartu Tanda Mahasiswa pertama dan terakhri saya. Ga mau nambah2 semester lagi, ga mau ganti2 kartu lagi.

Di Sastra Inggris Sanata Dharma, pilihan untuk skripsi hanya ada 3 : Literature, Linguistic, dan juga Translation.

Dan aku milihnya linguistic. Kenapa? Karena aku termakan rumor dari kakak kakak tingkat kalau misalnya linguistic itu lulusnya cepet. Padahal sesat. Eh tapi sampe sekarang yang udah masuk reader cuma anak dari translation dan juga linguistic. Hmm... Apakah rumor ini benar? Entahlah.

Pada dasarnya aku emang suka neliti tata bahasa, ketimbang neliti novel2 dari sisi teori ini itu. Jadi ini cuma masalah selera aja. Untuk bahan skripsi ku, aku milih majalah Vogue.
Jadi pada awalnya aku mau neliti slogan-slogan yang dipakai oleh KITKAT, tapi karena datanya kurang real dan kurang gereget akhirnya aku memutuskan untuk mengganti.

Sebenernya di jurusanku itu udah enak banget. Di semester 6 ada mata kuliah LANG RM (Language Research Methodology) dan juga LIT RM (Literature Research Methodology). Jadi itu adalah kelas persiapan skripsi. Dan dua dua nya mesti diambil ga peduli nanti kamu cm ngambil literature ato lingusitic. Nah karena aku udah pas semester 6 udah tau kalau aku berjodoh dengan linguistic, makanya aku sangat sangat fokus sama kelas LANG RM. Aku mati-matian ga mau tau gimana caranya aku harus dapet A. A adalah harga mati.
Di kelas LANG RM ini aku masih neliti KITKAT, yang aku pikir bakalan aku pake sampe skripsi. Soalnya kata kakak tingkat kalay Skripsi nya lanjut dari LANG RM, bisa cepet lulusnya. Jadi okelah, aku bakal seriusin ini walaupun ini baru kelas LANG RM. Aku ngerjain proposal siang malem sampai akhirnya aku stress berat dan nangis. Ini untuk kesekian kalianya aku nangis gara-gara pelajaran haha. Dan taunya si KITKAT ga kepake buat bahan skripsi. Kampret.

Lalu setelah itu disemester 7 ada mata kuliah SEM LANG (Seminar on Language) dan SEM LIT (Seminar on Literature) dan juga ada kelas WRITING 6. Disini kami cuma disarankan milih 1 yang sesuai dengan passion kami.
Jadi karena aku mau linguistic, aku milihnya ya SEMLANG. Disini aku udah mulai make majalah Vogue. Mulai dari awal lagi karena LANG RM ga pake. Disini parahnya aku pake teori yang asal. Yang ga guna sama sekali,

Setelah itu temen-temen angkatanku pada sibuk KKN, dan aku ga engga perlu KKN karena nilai KKN ku udah A berkat ikut PKM-M (Program Kreatifitas Mahasiswa bagian Kemasyarakatan). Nah disini aku bertekat untuk mengerjakan skripsi disaat temen-temenku sibuk KKN. Tapi ternyata tekadku hanyalah wacana. Aku malah jalan-jalan, main-main sana sini.

Cerita berlanju sampe pada akhinya aku bener-bener sadar bahwa aku harus ngerjain skripsi itu pas bulan Januari akhir, Jadi dari bulan Januari sampe awal Maret aku bolak balik perpus untuk ngerjain bab 1,2, dan 3. 


Waktu itu aku masih sibuk kerja sana sini. Lalu aku ditelepon lah sama om ku, disuruh berhenti kerja dan kalau dalam 2 bulan skripsi kelar, nanti uang gaji yang aku dapet biasanya di kali dua dan di transfer ke rekening aku.

ANJIR! Oke lah, gila po kalau ga diambil taruhannya. 

Jadi aku deal sama om ku. Aku berhenti kerja di salah satu bimbel. Pikirku sih gapapa juga, toh aku dibimbel itu ga dihargai kok. Cuma jadi ban serap doang. Sakit :') (cerita tentang bimbel bimbelan ini akan berlanjut di postingan selanjutnya.)

Jadi mulai dari malem 21 Maret itu aku mulai semangat ngerjain skripsi sampe2 tidur jam 3 terus.
Deadline mulai ditempel dimana-mana.


Percaya ato engga, aku selalu selesai sebelum deadline. Skripsi itu di kerjain dan diniatin, bukan di caci maki. Heran deh ngeliat mahasiswa yang nganggap skripsi menjadi momok menakutkan. Wong udah belajar 4 tahun kok takut sama skripsi yang cuma 1 semester. Terus pake acara maki2 skripsi lagi bahkan sampe maki2 dosen pembimbing. Manja!

Ya aku ngerasain kok yang namanya kesusahan menemui dosen pembimbing. Bahkan nunggu berjam-jam. Yang harusnya konsultasi seminggu sekali malah jadi dua minggu sekali. Tapi itu semua ga masalah kok. Dosen pembimbing kan ga cuma ngurusin kita. Wajar dong.

Dan syukurnya skripsiku cuma perlu revisi beberapa grammar yang salah, maklum karena dikerjakan jam 3 jadi pasti udah ngantuk berat. Pokoknya waktu ngerjain skripsi kamar kosku udah berubah jadi gudang deh. BERANTAKAN BANGET.
Mau liat?

Yakin?


Buku buku dimana-mana, kertas revisian juga . beh. Kotor parah.

Dan beginilah cerita aku mengenai kebahagiaanku. Tapi sebenernya aku belum lega sih, takutnya dibilang belum layak maju sama reader. Masih deg-degan...

Karena aku masih ngambil 2 kelas (structure dan juga morhosyntax 2) aku mungkin baru bisa maju ujian bulan Juni setelah semua nilai ku beres. Jadi mungkin aku ga bisa jadi orang pertama yang lulus.

Agak nyesel sih kenapa mesti ngambil kelas lagi, tapi aku juga ga rela kalau nilai C nya ga keubah. Bodohnya aku, udah tau harus dapet nilai A, tapi sering banget bolos sampe2 jatah absen di kelas ini absi semua,

Ga kebayang deh kalau udah udah nunda lulus dan tau2 kelas yang diambil ga dapet A. Gubrak,

Note :

Di postingan selanjutnya aku bakal ngebahas pekerjaan apa saja yang bisa dikerjakan oleh anak sastra inggris.


Ditunggu ya.

Btw aku mau nnaya, kira-kira kalau aku bikin vlog, kalian mau nonton ga?
Aku tunggu jawabannya ya.

See you.

Back to top


Copyright © 2016. All the writings are originally written by me. You can copy my post with after you get my permission, but you also need to put my link. All rights reserved.