Hai guys hari ini aku semangat banget karena aku akan membagikan tips tentang makanan. Hehehe. Setelah total setengah tahun hidup di luar n...

Tips Memasak Nasi Tanpa Rice Cooker di Luar Negeri

Hai guys hari ini aku semangat banget karena aku akan membagikan tips tentang makanan. Hehehe. Setelah total setengah tahun hidup di luar negeri, akhirnya aku bisa memasak nasi dengan baik tanpa Rice Cooker. Bagi kalian yang memang sudah pinter masak dari dulu, mungkin postingan ini bisa di skip aja. Bagi aku ini sebuah pencapaian soalnya aku bener-bener ga bisa masak. Dari kecil sampai lulus SMA ga pernah masak sama sekali, mungkin masak indomie sesekali. Itu aja kadang indomie aku minta dibikinin. Terus waktu kuliah karena di Jogja murah banget dan makanannya enak-enak, jadi aku ga pernah kepikiran buat masak sehari-hari. Paling masak lah setahun sekali pas lebaran soalnya tempat makan banyakan tutup. Itu pun ga seharian, masak cuma buat senang-senang sama temen aja, abis masak tetep aja keluyuran. Hidup pas lajang di Indonesia memang serba instan dan serba murah. Males keluar tinggal Gojek. Ga bakal mati kelaparan.
Nah, ternyata oh ternyata celakanya baru muncul sekarang. Ternyata oh ternyata suami ku bukan orang Indonesia dan itu mengharuskan aku untuk meninggalkan Indonesia dan hidup di luar negeri. Hilang lah sudah semua keinstanan yang ku punya. Hidup di luar negeri itu benar-benar sangat berbeda dengan hidup di Indonesia. (Duh sepertinya aku akan bikin list perbedaan mencolok yang aku rasakan. Kebiasaan deh apa-apa di bikin list. hihihi)

1. Di luar negeri ga ada kebiasaan makan diluar seperti di Indonesia.
Ketika kita hidup di Indonesia, apalagi sebagai anak kos, memang lebih praktis untuk membeli makanan jadi. Praktis dan tidak usah repot-repot menyediakan waktu untuk memasak. Selain itu harganya murah jika di kalkulasikan. Dulu sebagai mahasiswa di Jogja, aku masih bisa makan 1 piring nasi, pake telur, tempe, dan sayur cuma seharga 5000. Terus kalau makan di burjo, nasi telur sekitar 7000. Nasi kucing dulu jamanku 1000-1500 per porsi, di tambah gorengan 3 biji 2000. Murah banget itu mah. Kalau makan di luar-luar biasa aku paling abis less than 20.000. Pas kerja di Jakarta, biaya makan sekitar 15.000-20-000 sekali makan. Kenyang lagi!
Kalau di luar negeri, sekali makan itu bisa habis 15 Euro. Belum lagi tips untuk pelayannya. Kalau kayak nasi box di food truck itu 7 Euro (Nasi Box Korea gitu). Kalau Döner itu sekitar 3.50 Euro. Minuman kayak soft drink sekitar 3 Euro. Bayangkan aja deh kalau tiap hari makan diluar, tiap malam nongkrong, lama-lama jadi gembel.

Jadi selama aku tinggal di luar negeri aku jadi sangat perhitungan, sampai kadang suami bilang, udah gapapa ambil aja, itu murah kok. Maklum belum bisa move on dari kehidupan murah meriah jaman dulu, jadi apa-apa kadang masih dihitung ke rupiah. Tapi bukan itu aja yang bikin aku perhitungan. Jadi gini, misalkan kita mau makan pizza, di restoran mungkin sekitar 8 Euro 1 porsi ditambah minum 3 Euro totalnya 11 Euro per orang. Dua orang berarti 22 Euro belum tips. Kalau misalkan aku beli frozen pizza yang merek paling bagus, 1 porsi 2 Euro. Terus minum tinggal beli soft drink botolan 1 Euro. Total cuma 5 Euro terus bisa sambil nonton sama suami. Ketara kan perbedaannya.
Jadi ya paling, makan di luarnya itu seminggu sekali.

2. Di luar negeri biaya untuk delivery makanan itu mahal.
Tidak seperti Indonesia yang menyuguhkan banyak sekali aplikasi online beserta promonya. Tinggal klik, duduk manis, terus makanan sampai. Di luar negeri akses mudah seperti itu sulit didapatkan. Biaya delivery mahal dan tidak semua kota punya fasilitas delivery. Terkadang ada moment dimana saya benar-benar kangen sama Gojek.

Yaampun ini judul nya cara masak nasi tapi kok intronya malah curhat panjang banget. So mari kita balik ke topik pembahasan. Aku dan suami termasuk sering makan nasi. 1 Hari 1 kali, seminggu penuh kadang. Jadi tiap hari makan nasi. Suami ga suka makan pasta, sama aku juga. Soalnya ga bisa masaknya muehehehe. Suami juga ga suka roti.
Biasanya beras yang kami pakai adalah beras jasmine yang bisa di temukan di Supermarkt seperti Aldi dan Lidl. Supermarkt langganan kami soalnya itu paling deket sama rumah, bisa dijangkau dengan jalan kaki. Harga per 1 bungkus yang berisi 1 kg adalah 1,89 Euro. Biasa 1 bungkus itu bisa bertahan 5 harian.

Dulu selama berbulan-bulan aku gagal terus masakin nasinya, jadi nasinya itu lembek banget. Ga suka. Dan sekarang aku berhasil menemukan trik nya. Yeay!

1. Hal pertama yang harus di lakukan adalah mencuci beras sampai airnya agak jernih.
Ini nih yang terlewat, dulu itu aku ga pernah nyuci soalnya suami juga bilang, ngapain di cuci. Nah aku sebagai anak perempuan yang polos, cuma nurut aja. Alhasil nasinya jadi yeyek. Setelah aku cari-cari ternyata mencuci beras itu penting. Soalnya sisa-sisa bubuk yang seperti tepung yang ada di beras itu menjadikan nasi lembek dan yeyek. Akhirnya ku cobalah masak nasi dengan dicuci terlebih dahulu, dan hasilnya memuaskan. Sampai-sampai temen suami di kantor nanya kok nasinya udah ga lembek lagi. Soalnya dulu gara-gara nasi lembek, aku jadi ga pernah masak nasi, jadi kalau suami mau nasi, masak sendiri dan jadinya ya gitu deh. Dan temen nya suami juga curhat doi ga suka makan nasi bikinan istrinya karena nasinya sama persis kayak bikinan suamiku. Lembek. Nah akhirnya suamiku kasih tau deh tips ini kalau beras harus di cuci dulu. Ada-ada aja deh. Bodohnya itu kenapa dulu aku iya iya aja dibilang ga perlu cuci beras. Goblok dah, yang asia siapa yang bule siapa. Konyol.

2. Masak nasi di api sedang sampai air mendidih lalu kecilkan api.
 Komporku sampai angka 6, jadi biasa aku masak di angka 4, sampai mendidih. Setelah itu aku putar ke angka 1. Tujuannya itu dimasak pake api sedang sampai mendidih, supaya panas terus dim´kecilin apinya agar matang sempurna.

3. Setelah tidak ada air lagi, matikan api dan diamkan sejenak.
Biasa aku diamkan sampai nasinya itu pulen, aku buka sedikit tutup pancinya. Setelah itu baru deh siap disajikan. Biasa kalaú nasinya udah dingin aku microwave bentar sekitar 1 menitan.

Sumber gambar dari sini.

Oke deh, sekian tips dari aku, kalau ada tips lain, silahkan dibagikan melalui kolom komentar karena sangat berguna bagi aku yang tidak bisa masak ini. Terima kasih sudah membaca sampai akhir.

bye.

1 comment: